Inggris Tumbang, Capello Diserang


Misalnya, seorang fans Tiga Singa yang diketahui bernama James Grainger. Pemuda berusia 29 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ledeng di Walsall ini mengklaim jika Capello dan Steven Gerrard dkk telah membuat kecewa seluruh rakyat Inggris. Penampilan Gerrard dkk pun dicap sebagai “sampah”.

“Pendapatan saya dalam setahun mencapai 30 ribu pound. Untuk menyaksikan Inggris di Afrika Selatan, saya telah mengeluarkan 5 ribu pound. Tapi, pengorbanan uang dan waktu yang saya lakukan jadi sia-sia belaka. Saya berharap dapat tetap tinggal untuk menonton babak final. Tapi, saya sekarang akan kembali pulang. Tidak ada gunanya saya berada di sini. Memang, bagi para pemain, jumlah sebesar itu memang sangat kecil, bisa dibelanjakan untuk membeli jins. Mereka (pemain) bisa kembali pulang ke rumah mewah dan melupakan kekalahan itu,” ujar Grainger.

Diperkirakan lebih dari 25 juta penduduk Inggris menyaksikan kekalahan terbesar sepanjang kiprah Tiga Singa di putaran final Piala Dunia. Di mata Alan Hansen, komentator terkenal BBC, penampilan buruk Gerrard dkk benar-benar di luar dugaan. “Setiap lini tampil sangat buruk. Masalahnya, tidak ada fondasi tim yang tampak di lapangan,” kecam Hansen yang memrediksi jika karier Capello bersama Inggris bakal usai. “Saya pikir ia (Capello) bakal pergi. Bukan di laga lawan Jerman, Inggris tampil buruk. Tapi di sepanjang turnamen. Tekanan baginya bakal sangat berat,” tegas Hansen.

Di lain pihak, Capello menegaskan dirinya tidak akan mundur di tengah jalan alias meletakkan jabatannya. “Tidak. Tidak mungkin saya melakukannya,” tandas Capello ketika disinggung tentang kemungkinan dirinya lengser pasca-kekalahan tersebut. Tapi, “Saya butuh waktu untuk membuat keputusan terkait masa depan saya. Saya harus berbicara dengan Chairman FA,” tandas Capello.(MEG/Mirror)