Surat Al baqarah ayat 181-286

181
فَمَنبَدَّلَهُبَعْدَمَاسَمِعَهُفَإِنَّمَاإِثْمُهُعَلَىالَّذِينَيُبَدِّلُونَهُإِنَّاللّهَسَمِيعٌعَلِيمٌ
Maka barang siapa yang mengubah wasiat itu, setelah ia mendengarnya, maka sesungguhnya dosanya adalah bagi orang-orang yang mengubahnya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:181) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

182
فَمَنْخَافَ مِنمُّوصٍجَنَفًاأَوْ إِثْمًافَأَصْلَحَبَيْنَهُمْفَلاَإِثْمَ عَلَيْهِإِنَّاللّهَغَفُورٌرَّحِيمٌ
(Akan tetapi) barangsiapa khawatir terhadap orang yang berwasiat itu, berlaku berat sebelah atau berbuat dosa, lalu ia mendamaikan antara mereka, maka tidaklah ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. 2:182) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

201
وِمِنْهُممَّنيَقُولُرَبَّنَاآتِنَا فِيالدُّنْيَاحَسَنَةًوَفِيالآخِرَةِ حَسَنَةًوَقِنَاعَذَابَالنَّارِ
Dan di antara mereka ada orang yang mendoa: `Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka`.

(QS. 2:201) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

202
أُولَئِكَلَهُمْنَصِيبٌمِّمَّاكَسَبُواْوَاللّهُسَرِيعُالْحِسَابِ
Mereka itulah orang-orang yang mendapat bahagian dari apa yang mereka usahakan; dan Allah sangat cepat perhitungan-Nya.

(QS. 2:202) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

203
وَاذْكُرُواْاللّهَ فِيأَيَّامٍمَّعْدُودَاتٍفَمَنتَعَجَّلَفِييَوْمَيْنِفَلاَإِثْمَعَلَيْهِوَمَنتَأَخَّرَفَلا إِثْمَعَلَيْهِلِمَنِاتَّقَىوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواأَنَّكُمْإِلَيْهِتُحْشَرُونَ
Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan di kumpulkan kepada-Nya.

(QS. 2:203) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

204
وَمِنَالنَّاسِمَنيُعْجِبُكَقَوْلُهُ فِيالْحَيَاةِالدُّنْيَاوَيُشْهِدُاللّهَعَلَى مَافِيقَلْبِهِوَهُوَأَلَدُّالْخِصَامِ
Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras.

(QS. 2:204) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

205
وَإِذَاتَوَلَّىسَعَى فِيالأَرْضِلِيُفْسِدَفِيِهَاوَيُهْلِكَالْحَرْثَوَالنَّسْلَوَاللّهُلاَ يُحِبُّالفَسَادَ
Dan apabila ia berpaling (dari mukamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.

(QS. 2:205) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

206
وَإِذَاقِيلَ لَهُاتَّقِاللّهَأَخَذَتْهُالْعِزَّةُبِالإِثْمِفَحَسْبُهُجَهَنَّمُوَلَبِئْسَالْمِهَادُ
Dan apabila dikatakan kepadanya: `Bertakwalah kepada Allah`, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.

(QS. 2:206) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

207
وَمِنَالنَّاسِمَن يَشْرِينَفْسَهُابْتِغَاءمَرْضَاتِاللّهِوَاللّهُرَؤُوفٌبِالْعِبَادِ
Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hambanya.

(QS. 2:207) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

208
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْادْخُلُواْفِيالسِّلْمِكَآفَّةًوَلاَتَتَّبِعُواْخُطُوَاتِالشَّيْطَانِإِنَّهُ لَكُمْعَدُوٌّمُّبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

(QS. 2:208) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

209
فَإِنزَلَلْتُمْمِّن بَعْدِمَا جَاءتْكُمُالْبَيِّنَاتُفَاعْلَمُواْأَنَّ اللّهَعَزِيزٌحَكِيمٌ
Tetapi jika kamu tergelincir (dari jalan Allah) sesudah datang kepadamu bukti-bukti kebenaran, maka ketahuilah, bahwasanya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS. 2:209) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

210
هَلْيَنظُرُونَإِلاَّ أَنيَأْتِيَهُمُاللّهُ فِيظُلَلٍمِّنَالْغَمَامِوَالْمَلآئِكَةُوَقُضِيَالأَمْرُوَإِلَى اللّهِتُرْجَعُالأمُورُ
Tiada yang mereka nanti-nantikan (pada hari kiamat) melainkan datangnya (siksa) Allah dalam naungan awan dan malaikat, dan diputuskanlah perkaranya. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan.

(QS. 2:210) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

211
سَلْبَنِيإِسْرَائِيلَكَمْآتَيْنَاهُممِّنْ آيَةٍبَيِّنَةٍوَمَنيُبَدِّلْ نِعْمَةَاللّهِ مِنبَعْدِ مَاجَاءتْهُ فَإِنَّاللّهَشَدِيدُالْعِقَابِ
Tanyakanlah kepada Bani Israil: `Berapa banyaknya tanda-tanda (kebenaran) yang nyata, yang telah Kami berikan kepada mereka`. Dan barangsiapa yang menukar nikmat Allah setelah datang nikmat itu kepadanya, maka sesungguhnya Allah sangat keras siksa-Nya.

(QS. 2:211) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

212
زُيِّنَلِلَّذِينَكَفَرُواْالْحَيَاةُالدُّنْيَاوَيَسْخَرُونَمِنَالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَاتَّقَواْفَوْقَهُمْيَوْمَالْقِيَامَةِوَاللّهُيَرْزُقُمَن يَشَاءبِغَيْرِحِسَابٍ
Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.

(QS. 2:212) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

213
كَانَالنَّاسُأُمَّةًوَاحِدَةًفَبَعَثَاللّهُالنَّبِيِّينَمُبَشِّرِينَوَمُنذِرِينَوَأَنزَلَمَعَهُمُالْكِتَابَبِالْحَقِّلِيَحْكُمَبَيْنَالنَّاسِفِيمَااخْتَلَفُواْفِيهِ وَمَااخْتَلَفَفِيهِإِلاَّالَّذِينَأُوتُوهُمِن بَعْدِمَاجَاءتْهُمُالْبَيِّنَاتُبَغْيًابَيْنَهُمْفَهَدَىاللّهُالَّذِينَ آمَنُواْلِمَااخْتَلَفُواْفِيهِ مِنَ الْحَقِّبِإِذْنِهِوَاللّهُيَهْدِي مَن يَشَاءإِلَىصِرَاطٍمُّسْتَقِيمٍ
Manusia itu adalah umat yang satu, (setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab dengan benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka Kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkan itu dengan kehendak-Nya. Dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.

(QS. 2:213) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

214
أَمْحَسِبْتُمْأَنتَدْخُلُواْالْجَنَّةَوَلَمَّايَأْتِكُممَّثَلُالَّذِينَخَلَوْاْمِنقَبْلِكُممَّسَّتْهُمُالْبَأْسَاءوَالضَّرَّاءوَزُلْزِلُواْحَتَّىيَقُولَالرَّسُولُوَالَّذِينَآمَنُواْمَعَهُمَتَىنَصْرُاللّهِ أَلاإِنَّنَصْرَاللّهِقَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: `Bilakah datangnya pertolongan Allah?` Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

(QS. 2:214) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

215
يَسْأَلُونَكَمَاذَايُنفِقُونَقُلْ مَاأَنفَقْتُممِّنْخَيْرٍفَلِلْوَالِدَيْنِوَالأَقْرَبِينَوَالْيَتَامَىوَالْمَسَاكِينِوَابْنِالسَّبِيلِوَمَا تَفْعَلُواْمِنْ خَيْرٍفَإِنَّاللّهَ بِهِعَلِيمٌ
Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: `Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.` Dan apa saja kebajikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.

(QS. 2:215) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

216
كُتِبَعَلَيْكُمُالْقِتَالُوَهُوَ كُرْهٌلَّكُمْوَعَسَى أَنتَكْرَهُواْشَيْئًاوَهُوَخَيْرٌلَّكُمْوَعَسَى أَنتُحِبُّواْشَيْئًاوَهُوَشَرٌّلَّكُمْ وَاللّهُيَعْلَمُوَأَنتُمْلاَتَعْلَمُونَ
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

(QS. 2:216) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

217
يَسْأَلُونَكَعَنِالشَّهْرِالْحَرَامِقِتَالٍفِيهِ قُلْقِتَالٌفِيهِكَبِيرٌوَصَدٌّ عَنسَبِيلِاللّهِوَكُفْرٌبِهِوَالْمَسْجِدِالْحَرَامِوَإِخْرَاجُأَهْلِهِمِنْهُأَكْبَرُعِندَاللّهِ وَالْفِتْنَةُأَكْبَرُمِنَالْقَتْلِوَلاَيَزَالُونَيُقَاتِلُونَكُمْحَتَّىَ يَرُدُّوكُمْعَندِينِكُمْإِنِاسْتَطَاعُواْوَمَنيَرْتَدِدْمِنكُمْ عَندِينِهِفَيَمُتْوَهُوَكَافِرٌفَأُوْلَئِكَحَبِطَتْأَعْمَالُهُمْفِيالدُّنْيَا وَالآخِرَةِوَأُوْلَئِكَأَصْحَابُالنَّارِهُمْ فِيهَاخَالِدُونَ
Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: `Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

(QS. 2:217) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

218
إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَالَّذِينَهَاجَرُواْوَجَاهَدُواْفِي سَبِيلِاللّهِأُوْلَئِكَيَرْجُونَرَحْمَتَاللّهِ وَاللّهُغَفُورٌرَّحِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. 2:218) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

219
يَسْأَلُونَكَعَنِالْخَمْرِوَالْمَيْسِرِقُلْفِيهِمَاإِثْمٌكَبِيرٌوَمَنَافِعُلِلنَّاسِوَإِثْمُهُمَآأَكْبَرُ مِننَّفْعِهِمَاوَيَسْأَلُونَكَمَاذَايُنفِقُونَقُلِالْعَفْوَكَذَلِكَيُبيِّنُاللّهُلَكُمُالآيَاتِلَعَلَّكُمْتَتَفَكَّرُونَ
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah:` Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya `. Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah:` Yang lebih dari keperluan. `Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,

(QS. 2:219) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

221
وَلاَتَنكِحُواْالْمُشْرِكَاتِحَتَّى يُؤْمِنَّوَلأَمَةٌمُّؤْمِنَةٌخَيْرٌ مِّنمُّشْرِكَةٍوَلَوْأَعْجَبَتْكُمْوَلاَتُنكِحُواْالْمُشِرِكِينَحَتَّى يُؤْمِنُواْوَلَعَبْدٌمُّؤْمِنٌخَيْرٌ مِّنمُّشْرِكٍوَلَوْأَعْجَبَكُمْأُوْلَئِكَيَدْعُونَإِلَىالنَّارِوَاللّهُيَدْعُوَإِلَىالْجَنَّةِوَالْمَغْفِرَةِبِإِذْنِهِوَيُبَيِّنُآيَاتِهِ لِلنَّاسِلَعَلَّهُمْيَتَذَكَّرُونَ
Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke syurga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

(QS. 2:221) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

222
وَيَسْأَلُونَكَعَنِالْمَحِيضِقُلْ هُوَأَذًىفَاعْتَزِلُواْالنِّسَاءفِي الْمَحِيضِوَلاَتَقْرَبُوهُنَّحَتَّىَ يَطْهُرْنَفَإِذَاتَطَهَّرْنَفَأْتُوهُنَّمِنْ حَيْثُأَمَرَكُمُاللّهُإِنَّ اللّهَيُحِبُّالتَّوَّابِينَوَيُحِبُّالْمُتَطَهِّرِينَ
Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: `Haidh itu adalah suatu kotoran`. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.

(QS. 2:222) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

223
نِسَآؤُكُمْحَرْثٌلَّكُمْفَأْتُواْحَرْثَكُمْأَنَّىشِئْتُمْوَقَدِّمُواْلأَنفُسِكُمْوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواْأَنَّكُممُّلاَقُوهُوَبَشِّرِالْمُؤْمِنِينَ
Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman.

(QS. 2:223) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

224
وَلاَتَجْعَلُواْاللّهَعُرْضَةًلِّأَيْمَانِكُمْأَنتَبَرُّواْوَتَتَّقُواْوَتُصْلِحُواْبَيْنَالنَّاسِوَاللّهُسَمِيعٌعَلِيمٌ
Janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan mengadakan ishlah di antara manusia. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:224) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

225
لاَّيُؤَاخِذُكُمُاللّهُبِاللَّغْوِفِيَأَيْمَانِكُمْوَلَكِنيُؤَاخِذُكُمبِمَاكَسَبَتْقُلُوبُكُمْوَاللّهُغَفُورٌحَلِيمٌ
Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapi Allah menghukum kamu disebabkan (sumpahmu) yang disengaja (untuk bersumpah) dalam hatimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.

(QS. 2:225) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

226
لِّلَّذِينَيُؤْلُونَمِننِّسَآئِهِمْتَرَبُّصُأَرْبَعَةِأَشْهُرٍفَإِنْ فَآؤُوافَإِنَّاللّهَغَفُورٌرَّحِيمٌ
Kepada orang-orang yang meng-ilaa isterinya diberi tangguh empat bulan (lamanya). Kemudian jika mereka kembali (kepada isterinya), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. 2:226) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

227
وَإِنْعَزَمُواْالطَّلاَقَفَإِنَّ اللّهَسَمِيعٌعَلِيمٌ
Dan jika mereka berazam (bertetap hati untuk talak), maka sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:227) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

228
وَالْمُطَلَّقَاتُيَتَرَبَّصْنَبِأَنفُسِهِنَّثَلاَثَةَقُرُوَءٍوَلاَ يَحِلُّلَهُنَّ أَنيَكْتُمْنَمَا خَلَقَاللّهُ فِيأَرْحَامِهِنَّإِن كُنَّيُؤْمِنَّبِاللّهِوَالْيَوْمِالآخِرِوَبُعُولَتُهُنَّأَحَقُّبِرَدِّهِنَّفِي ذَلِكَإِنْأَرَادُواْإِصْلاَحًاوَلَهُنَّ مِثْلُالَّذِيعَلَيْهِنَّبِالْمَعْرُوفِوَلِلرِّجَالِعَلَيْهِنَّدَرَجَةٌ وَاللّهُعَزِيزٌحَكُيمٌ
Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) itu menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang makruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS. 2:228) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

229
الطَّلاَقُمَرَّتَانِفَإِمْسَاكٌبِمَعْرُوفٍأَوْتَسْرِيحٌبِإِحْسَانٍوَلاَيَحِلُّلَكُمْ أَنتَأْخُذُواْمِمَّا آتَيْتُمُوهُنَّشَيْئًاإِلاَّ أَنيَخَافَاأَلاَّيُقِيمَاحُدُودَاللّهِفَإِنْخِفْتُمْأَلاَّيُقِيمَاحُدُودَاللّهِفَلاَجُنَاحَعَلَيْهِمَافِيمَاافْتَدَتْبِهِ تِلْكَحُدُودُاللّهِفَلاَ تَعْتَدُوهَاوَمَنيَتَعَدَّحُدُودَاللّهِفَأُوْلَئِكَهُمُالظَّالِمُونَ
Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang makruf atau menceraikan dengan cara yang baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali sesuatu dari yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya (suami isteri) tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Allah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.

(QS. 2:229) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

230
فَإِنطَلَّقَهَافَلاَتَحِلُّلَهُ مِن بَعْدُحَتَّىَتَنكِحَزَوْجًاغَيْرَهُ فَإِنطَلَّقَهَافَلاَجُنَاحَعَلَيْهِمَاأَنيَتَرَاجَعَاإِن ظَنَّاأَن يُقِيمَاحُدُودَاللّهِوَتِلْكَحُدُودُاللّهِيُبَيِّنُهَالِقَوْمٍيَعْلَمُونَ
Kemudian jika sisuami mentalaknya (sesudah talak yang kedua), maka perempuan itu tidak halal lagi baginya hingga dia kawin dengan suami yang lain. Kemudian jika suami yang lain itu menceraikannya, maka tidak ada dosa bagi keduanya (bekas suami pertama dan isteri) untuk kawin kembali jika keduanya berpendapat akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Itulah hukum-hukum Allah, diterangkan-Nya kepada kaum yang (mau) mengetahui.

(QS. 2:230) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

231
وَإِذَاطَلَّقْتُمُالنَّسَاءفَبَلَغْنَأَجَلَهُنَّفَأَمْسِكُوهُنَّبِمَعْرُوفٍأَوْسَرِّحُوهُنَّبِمَعْرُوفٍوَلاَتُمْسِكُوهُنَّضِرَارًالَّتَعْتَدُواْوَمَنيَفْعَلْذَلِكَفَقَدْظَلَمَ نَفْسَهُوَلاَتَتَّخِذُوَاْآيَاتِ اللّهِهُزُوًاوَاذْكُرُواْنِعْمَتَاللّهِعَلَيْكُمْوَمَاأَنزَلَعَلَيْكُمْمِّنَالْكِتَابِوَالْحِكْمَةِيَعِظُكُم بِهِوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَبِكُلِّشَيْءٍعَلِيمٌ
Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu mereka mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan cara yang makruf, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang makruf (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan, karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barangsiapa berbuat demikian, maka sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan, dan ingatlah nikmat Allah padamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepadamu yaitu Al Kitab dan Al Hikmah. Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

(QS. 2:231) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

232
وَإِذَاطَلَّقْتُمُالنِّسَاءفَبَلَغْنَأَجَلَهُنَّفَلاَتَعْضُلُوهُنَّأَن يَنكِحْنَأَزْوَاجَهُنَّإِذَاتَرَاضَوْاْبَيْنَهُمبِالْمَعْرُوفِذَلِكَ يُوعَظُبِهِ مَنكَانَمِنكُمْيُؤْمِنُبِاللّهِوَالْيَوْمِالآخِرِذَلِكُمْأَزْكَىلَكُمْوَأَطْهَرُوَاللّهُيَعْلَمُ وَأَنتُمْلاَتَعْلَمُونَ
Apabila kamu mentalak isteri-isterimu, lalu habis iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan di antara mereka dengan cara yang makruf. Itulah yang dinasehatkan kepada orang-orang yang beriman di antara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

(QS. 2:232) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

233
وَالْوَالِدَاتُيُرْضِعْنَأَوْلاَدَهُنَّحَوْلَيْنِكَامِلَيْنِلِمَنْأَرَادَ أَنيُتِمَّالرَّضَاعَةَوَعلَىالْمَوْلُودِلَهُرِزْقُهُنَّوَكِسْوَتُهُنَّبِالْمَعْرُوفِلاَتُكَلَّفُنَفْسٌ إِلاَّوُسْعَهَالاَتُضَآرَّوَالِدَةٌ بِوَلَدِهَاوَلاَمَوْلُودٌلَّهُبِوَلَدِهِوَعَلَىالْوَارِثِمِثْلُذَلِكَ فَإِنْأَرَادَافِصَالاًعَن تَرَاضٍمِّنْهُمَاوَتَشَاوُرٍفَلاَجُنَاحَعَلَيْهِمَاوَإِنْأَرَدتُّمْأَنتَسْتَرْضِعُواْأَوْلاَدَكُمْفَلاَجُنَاحَعَلَيْكُمْإِذَاسَلَّمْتُممَّآآتَيْتُمبِالْمَعْرُوفِوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَبِمَاتَعْمَلُونَبَصِيرٌ
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang makruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

(QS. 2:233) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

234
وَالَّذِينَيُتَوَفَّوْنَمِنكُمْوَيَذَرُونَأَزْوَاجًايَتَرَبَّصْنَبِأَنفُسِهِنَّأَرْبَعَةَأَشْهُرٍوَعَشْرًافَإِذَابَلَغْنَأَجَلَهُنَّفَلاَ جُنَاحَعَلَيْكُمْفِيمَافَعَلْنَفِي أَنفُسِهِنَّبِالْمَعْرُوفِوَاللّهُبِمَا تَعْمَلُونَخَبِيرٌ
Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (beriddah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis iddahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.

(QS. 2:234) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

235
وَلاَجُنَاحَعَلَيْكُمْفِيمَاعَرَّضْتُمبِهِ مِنْخِطْبَةِالنِّسَاءأَوْ أَكْنَنتُمْفِيأَنفُسِكُمْعَلِمَاللّهُ أَنَّكُمْسَتَذْكُرُونَهُنَّوَلَكِن لاَّتُوَاعِدُوهُنَّسِرًّاإِلاَّ أَنتَقُولُواْقَوْلاًمَّعْرُوفًاوَلاَ تَعْزِمُواْعُقْدَةَالنِّكَاحِحَتَّىَيَبْلُغَالْكِتَابُأَجَلَهُوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَيَعْلَمُمَا فِيأَنفُسِكُمْفَاحْذَرُوهُوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَ غَفُورٌحَلِيمٌ
Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindiran atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, dalam pada itu janganlah kamu mengadakan janji kawin dengan mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang makruf. Dan janganlah kamu berazam (bertetap hati) untuk beraqad nikah, sebelum habis iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepada-Nya, dan ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.

(QS. 2:235) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

236
لاَّجُنَاحَعَلَيْكُمْإِنطَلَّقْتُمُالنِّسَاءمَا لَمْتَمَسُّوهُنُّأَوْ تَفْرِضُواْلَهُنَّفَرِيضَةًوَمَتِّعُوهُنَّعَلَىالْمُوسِعِقَدَرُهُوَعَلَى الْمُقْتِرِقَدْرُهُمَتَاعًابِالْمَعْرُوفِحَقًّاعَلَىالْمُحْسِنِينَ
Tidak ada sesuatupun (mahar) atas kamu, jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka dan sebelum kamu menentukan maharnya. Dan hendaklah kamu berikan suatu mut ah (pemberian) kepada mereka. Orang yang mampu menurut kemampuannya dan orang yang miskin menurut kemampuannya (pula), yaitu pemberian menurut yang patut. Yang demikian itu merupakan ketentuan bagi orang-orang yang berbuat kebaikan.

(QS. 2:236) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

237
وَإِنطَلَّقْتُمُوهُنَّمِن قَبْلِأَن تَمَسُّوهُنَّوَقَدْفَرَضْتُمْلَهُنَّ فَرِيضَةًفَنِصْفُمَافَرَضْتُمْإَلاَّ أَنيَعْفُونَأَوْيَعْفُوَالَّذِي بِيَدِهِعُقْدَةُالنِّكَاحِوَأَنتَعْفُواْأَقْرَبُلِلتَّقْوَىوَلاَتَنسَوُاْ الْفَضْلَبَيْنَكُمْإِنَّاللّهَبِمَا تَعْمَلُونَبَصِيرٌ
Jika kamu menceraikan isteri-isterimu sebelum kamu bercampur dengan mereka, padahal sesungguhnya kamu sudah menentukan maharnya, maka bayarlah seperdua dari mahar yang telah kamu tentukan itu, kecuali jika isteri-isterimu itu memaafkan atau dimaafkan oleh orang yang memegang ikatan nikah, dan pemaafan kamu itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan.

(QS. 2:237) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

238
حَافِظُواْعَلَىالصَّلَوَاتِوالصَّلاَةِالْوُسْطَىوَقُومُواْلِلّهِقَانِتِينَ
Peliharalah semua shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu.

(QS. 2:238) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

239
فَإنْخِفْتُمْفَرِجَالاًأَوْرُكْبَانًافَإِذَاأَمِنتُمْفَاذْكُرُواْاللّهَكَمَاعَلَّمَكُممَّا لَمْتَكُونُواْتَعْلَمُونَ
Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.

(QS. 2:239) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

240
وَالَّذِينَيُتَوَفَّوْنَمِنكُمْوَيَذَرُونَأَزْوَاجًاوَصِيَّةًلِّأَزْوَاجِهِممَّتَاعًاإِلَىالْحَوْلِغَيْرَ إِخْرَاجٍفَإِنْخَرَجْنَفَلاَجُنَاحَ عَلَيْكُمْفِي مَافَعَلْنَفِيَأَنفُسِهِنَّمِنمَّعْرُوفٍوَاللّهُعَزِيزٌ حَكِيمٌ
Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antaramu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dengan tidak disuruh pindah (dari rumahnya). Akan tetapi jika mereka pindah (sendiri), maka tidak ada dosa bagimu (wali atau waris dari yang meninggal) membiarkan mereka berbuat yang makruf terhadap diri mereka. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS. 2:240) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

241
وَلِلْمُطَلَّقَاتِمَتَاعٌبِالْمَعْرُوفِحَقًّاعَلَىالْمُتَّقِينَ
Kepada wanita-wanita yang diceraikan (hendaklah diberikan oleh suaminya) mut ah menurut yang makruf, sebagai suatu kewajiban bagi orang-orang yang takwa.

(QS. 2:241) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

242
كَذَلِكَيُبَيِّنُاللّهُلَكُمْآيَاتِهِلَعَلَّكُمْتَعْقِلُونَ
Demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayat-Nya (hukum-hukum-Nya) supaya kamu memahaminya.

(QS. 2:242) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

261
مَّثَلُالَّذِينَيُنفِقُونَأَمْوَالَهُمْفِي سَبِيلِاللّهِكَمَثَلِحَبَّةٍ أَنبَتَتْسَبْعَسَنَابِلَفِي كُلِّسُنبُلَةٍمِّئَةُحَبَّةٍوَاللّهُيُضَاعِفُلِمَنيَشَاءوَاللّهُوَاسِعٌعَلِيمٌ
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: Seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:261) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

262
الَّذِينَيُنفِقُونَأَمْوَالَهُمْفِي سَبِيلِاللّهِثُمَّ لاَيُتْبِعُونَمَا أَنفَقُواُمَنًّاوَلاَ أَذًىلَّهُمْ أَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌ عَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

(QS. 2:262) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

263
قَوْلٌمَّعْرُوفٌوَمَغْفِرَةٌخَيْرٌ مِّنصَدَقَةٍيَتْبَعُهَآأَذًىوَاللّهُ غَنِيٌّحَلِيمٌ
Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.

(QS. 2:263) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

264
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْلاَ تُبْطِلُواْصَدَقَاتِكُمبِالْمَنِّوَالأذَىكَالَّذِييُنفِقُمَالَهُرِئَاء النَّاسِوَلاَيُؤْمِنُبِاللّهِوَالْيَوْمِالآخِرِفَمَثَلُهُكَمَثَلِصَفْوَانٍ عَلَيْهِتُرَابٌفَأَصَابَهُوَابِلٌ فَتَرَكَهُصَلْدًالاَّيَقْدِرُونَعَلَى شَيْءٍمِّمَّاكَسَبُواْوَاللّهُلاَ يَهْدِيالْقَوْمَالْكَافِرِينَ
Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.

(QS. 2:264) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

265
وَمَثَلُالَّذِينَيُنفِقُونَأَمْوَالَهُمُابْتِغَاءمَرْضَاتِاللّهِوَتَثْبِيتًامِّنْأَنفُسِهِمْكَمَثَلِجَنَّةٍبِرَبْوَةٍأَصَابَهَاوَابِلٌفَآتَتْأُكُلَهَاضِعْفَيْنِفَإِن لَّمْيُصِبْهَاوَابِلٌفَطَلٌّوَاللّهُبِمَا تَعْمَلُونَبَصِيرٌ
Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.

(QS. 2:265) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

266
أَيَوَدُّأَحَدُكُمْأَن تَكُونَلَهُ جَنَّةٌمِّننَّخِيلٍوَأَعْنَابٍتَجْرِي مِنتَحْتِهَاالأَنْهَارُلَهُ فِيهَامِن كُلِّالثَّمَرَاتِوَأَصَابَهُالْكِبَرُوَلَهُذُرِّيَّةٌضُعَفَاءفَأَصَابَهَاإِعْصَارٌفِيهِ نَارٌفَاحْتَرَقَتْكَذَلِكَيُبَيِّنُاللّهُلَكُمُالآيَاتِلَعَلَّكُمْتَتَفَكَّرُونَ
Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya.

(QS. 2:266) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

267
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْأَنفِقُواْمِنطَيِّبَاتِمَاكَسَبْتُمْوَمِمَّاأَخْرَجْنَالَكُم مِّنَالأَرْضِوَلاَتَيَمَّمُواْالْخَبِيثَمِنْهُتُنفِقُونَوَلَسْتُمبِآخِذِيهِإِلاَّ أَنتُغْمِضُواْفِيهِوَاعْلَمُواْأَنَّ اللّهَغَنِيٌّحَمِيدٌ
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

(QS. 2:267) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

268
الشَّيْطَانُيَعِدُكُمُالْفَقْرَوَيَأْمُرُكُمبِالْفَحْشَاءوَاللّهُيَعِدُكُممَّغْفِرَةًمِّنْهُوَفَضْلاًوَاللّهُوَاسِعٌعَلِيمٌ
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:268) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

269
يُؤتِيالْحِكْمَةَمَن يَشَاءوَمَن يُؤْتَالْحِكْمَةَفَقَدْأُوتِيَخَيْرًا كَثِيرًاوَمَايَذَّكَّرُإِلاَّأُوْلُواْالأَلْبَابِ
Allah memberikan hikmah kepada siap yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang diberi hikmah, sungguh telah diberi kebajikan yang banyak. Dan tak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang berakal.

(QS. 2:269) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

270
وَمَاأَنفَقْتُممِّننَّفَقَةٍأَوْ نَذَرْتُممِّننَّذْرٍفَإِنَّاللّهَيَعْلَمُهُوَمَالِلظَّالِمِينَمِنْأَنصَارٍ
Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolongpun baginya.

(QS. 2:270) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

271
إِنتُبْدُواْالصَّدَقَاتِفَنِعِمَّاهِيَ وَإِنتُخْفُوهَاوَتُؤْتُوهَاالْفُقَرَاءفَهُوَخَيْرٌلُّكُمْوَيُكَفِّرُعَنكُم مِّنسَيِّئَاتِكُمْوَاللّهُ بِمَاتَعْمَلُونَخَبِيرٌ
Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

(QS. 2:271) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

272
لَّيْسَعَلَيْكَهُدَاهُمْوَلَكِنَّاللّهَيَهْدِي مَنيَشَاءوَمَاتُنفِقُواْ مِنْخَيْرٍفَلأنفُسِكُمْوَمَاتُنفِقُونَإِلاَّابْتِغَاءوَجْهِاللّهِوَمَا تُنفِقُواْمِنْ خَيْرٍيُوَفَّإِلَيْكُمْوَأَنتُمْلاَتُظْلَمُونَ
Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allahlah yang memberi petunjuk (memberi taufiq) siapa yang dikehendaki-Nya. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya.

(QS. 2:272) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

273
لِلْفُقَرَاءالَّذِينَأُحصِرُواْفِي سَبِيلِاللّهِ لاَيَسْتَطِيعُونَضَرْبًا فِيالأَرْضِيَحْسَبُهُمُالْجَاهِلُأَغْنِيَاءمِنَالتَّعَفُّفِتَعْرِفُهُمبِسِيمَاهُمْلاَيَسْأَلُونَالنَّاسَ إِلْحَافًاوَمَاتُنفِقُواْمِنْ خَيْرٍ فَإِنَّاللّهَ بِهِعَلِيمٌ
(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui.

(QS. 2:273) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

274
الَّذِينَيُنفِقُونَأَمْوَالَهُمبِاللَّيْلِوَالنَّهَارِسِرًّاوَعَلاَنِيَةًفَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْ وَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

(QS. 2:274) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

275
الَّذِينَيَأْكُلُونَالرِّبَالاَ يَقُومُونَإِلاَّكَمَايَقُومُالَّذِييَتَخَبَّطُهُالشَّيْطَانُمِنَالْمَسِّ ذَلِكَبِأَنَّهُمْقَالُواْإِنَّمَاالْبَيْعُمِثْلُالرِّبَاوَأَحَلَّاللّهُ الْبَيْعَوَحَرَّمَالرِّبَافَمَن جَاءهُمَوْعِظَةٌمِّنرَّبِّهِفَانتَهَىَفَلَهُ مَاسَلَفَوَأَمْرُهُإِلَىاللّهِ وَمَنْعَادَفَأُوْلَئِكَأَصْحَابُالنَّارِهُمْ فِيهَاخَالِدُونَ
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

(QS. 2:275) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

276
يَمْحَقُاللّهُالْرِّبَاوَيُرْبِيالصَّدَقَاتِوَاللّهُلاَ يُحِبُّكُلَّ كَفَّارٍأَثِيمٍ
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa.

(QS. 2:276) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

277
إِنَّالَّذِينَآمَنُواْوَعَمِلُواْالصَّالِحَاتِوَأَقَامُواْالصَّلاَةَوَآتَوُاْالزَّكَاةَلَهُمْأَجْرُهُمْعِندَرَبِّهِمْوَلاَخَوْفٌعَلَيْهِمْوَلاَ هُمْيَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

(QS. 2:277) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

278
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْاتَّقُواْاللّهَوَذَرُواْمَا بَقِيَمِنَ الرِّبَاإِن كُنتُممُّؤْمِنِينَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.

(QS. 2:278) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

279
فَإِنلَّمْتَفْعَلُواْفَأْذَنُواْبِحَرْبٍمِّنَاللّهِوَرَسُولِهِوَإِن تُبْتُمْفَلَكُمْرُؤُوسُأَمْوَالِكُمْلاَتَظْلِمُونَوَلاَتُظْلَمُونَ
Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.

(QS. 2:279) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

280
وَإِنكَانَ ذُوعُسْرَةٍفَنَظِرَةٌإِلَىمَيْسَرَةٍوَأَنتَصَدَّقُواْخَيْرٌ لَّكُمْإِن كُنتُمْتَعْلَمُونَ
Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

(QS. 2:280) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

281
وَاتَّقُواْيَوْمًاتُرْجَعُونَفِيهِ إِلَىاللّهِثُمَّتُوَفَّىكُلُّنَفْسٍ مَّاكَسَبَتْوَهُمْ لاَيُظْلَمُونَ
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya.

(QS. 2:281) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

282
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْإِذَا تَدَايَنتُمبِدَيْنٍإِلَىأَجَلٍمُّسَمًّىفَاكْتُبُوهُوَلْيَكْتُببَّيْنَكُمْكَاتِبٌبِالْعَدْلِوَلاَيَأْبَكَاتِبٌأَنْيَكْتُبَكَمَاعَلَّمَهُاللّهُ فَلْيَكْتُبْوَلْيُمْلِلِالَّذِيعَلَيْهِالْحَقُّوَلْيَتَّقِاللّهَرَبَّهُ وَلاَيَبْخَسْمِنْهُشَيْئًافَإن كَانَ الَّذِيعَلَيْهِالْحَقُّسَفِيهًاأَوْ ضَعِيفًاأَوْ لاَيَسْتَطِيعُأَن يُمِلَّهُوَفَلْيُمْلِلْوَلِيُّهُبِالْعَدْلِوَاسْتَشْهِدُواْشَهِيدَيْنِمن رِّجَالِكُمْفَإِن لَّمْيَكُونَارَجُلَيْنِفَرَجُلٌوَامْرَأَتَانِمِمَّنتَرْضَوْنَمِنَالشُّهَدَاءأَن تَضِلَّإْحْدَاهُمَافَتُذَكِّرَإِحْدَاهُمَاالأُخْرَىوَلاَيَأْبَالشُّهَدَاءإِذَا مَا دُعُواْوَلاَتَسْأَمُوْاْأَنتَكْتُبُوْهُصَغِيرًاأَوكَبِيرًاإِلَىأَجَلِهِ ذَلِكُمْأَقْسَطُعِندَاللّهِوَأَقْومُ لِلشَّهَادَةِوَأَدْنَىأَلاَّتَرْتَابُواْإِلاَّ أَنتَكُونَتِجَارَةًحَاضِرَةًتُدِيرُونَهَابَيْنَكُمْفَلَيْسَ عَلَيْكُمْجُنَاحٌأَلاَّتَكْتُبُوهَاوَأَشْهِدُوْاْإِذَاتَبَايَعْتُمْوَلاَيُضَآرَّكَاتِبٌوَلاَشَهِيدٌوَإِن تَفْعَلُواْفَإِنَّهُفُسُوقٌبِكُمْ وَاتَّقُواْاللّهَوَيُعَلِّمُكُمُاللّهُ وَاللّهُبِكُلِّشَيْءٍعَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah telah mengajarkannya, maka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua orang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang lagi mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih dapat menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah muamalahmu itu), kecuali jika muamalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit-menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

(QS. 2:282) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

283
وَإِنكُنتُمْعَلَىسَفَرٍوَلَمْتَجِدُواْكَاتِبًافَرِهَانٌمَّقْبُوضَةٌفَإِنْأَمِنَبَعْضُكُمبَعْضًافَلْيُؤَدِّالَّذِياؤْتُمِنَأَمَانَتَهُوَلْيَتَّقِاللّهَرَبَّهُوَلاَتَكْتُمُواْالشَّهَادَةَوَمَنيَكْتُمْهَافَإِنَّهُ آثِمٌقَلْبُهُوَاللّهُبِمَاتَعْمَلُونَعَلِيمٌ
Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

(QS. 2:283) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

284
لِّلَّهِما فِيالسَّمَاواتِوَمَا فِي الأَرْضِوَإِنتُبْدُواْمَا فِيأَنفُسِكُمْأَوْتُخْفُوهُيُحَاسِبْكُمبِهِ اللّهُفَيَغْفِرُلِمَنيَشَاءوَيُعَذِّبُمَن يَشَاءوَاللّهُعَلَى كُلِّشَيْءٍ قَدِيرٌ
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(QS. 2:284) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

285
آمَنَالرَّسُولُبِمَاأُنزِلَإِلَيْهِ مِنرَّبِّهِوَالْمُؤْمِنُونَكُلٌّ آمَنَبِاللّهِوَمَلآئِكَتِهِوَكُتُبِهِوَرُسُلِهِلاَنُفَرِّقُبَيْنَأَحَدٍ مِّنرُّسُلِهِوَقَالُواْسَمِعْنَاوَأَطَعْنَاغُفْرَانَكَرَبَّنَاوَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Rasul telah beriman kepada Al quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan):` Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya `, dan mereka mengatakan:` Kami dengar dan kami taat `. (Mereka berdoa):` Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali `.

(QS. 2:285) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

286
لاَيُكَلِّفُاللّهُنَفْسًاإِلاَّ وُسْعَهَالَهَا مَاكَسَبَتْوَعَلَيْهَامَا اكْتَسَبَتْرَبَّنَالاَتُؤَاخِذْنَاإِننَّسِينَاأَوْأَخْطَأْنَارَبَّنَا وَلاَتَحْمِلْعَلَيْنَاإِصْرًاكَمَا حَمَلْتَهُعَلَىالَّذِينَمِنقَبْلِنَا رَبَّنَاوَلاَتُحَمِّلْنَامَا لاَطَاقَةَلَنَا بِهِوَاعْفُعَنَّاوَاغْفِرْلَنَاوَارْحَمْنَآأَنتَمَوْلاَنَافَانصُرْنَاعَلَىالْقَوْمِالْكَافِرِينَ
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa):` Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir `.

(QS. 2:286) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

243
أَلَمْتَرَ إِلَىالَّذِينَخَرَجُواْمِندِيَارِهِمْوَهُمْأُلُوفٌحَذَرَ الْمَوْتِفَقَالَلَهُمُاللّهُمُوتُواْثُمَّأَحْيَاهُمْإِنَّاللّهَلَذُوفَضْلٍ عَلَىالنَّاسِوَلَكِنَّأَكْثَرَالنَّاسِلاَيَشْكُرُونَ
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang ke luar dari kampung halaman mereka,, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka: `Matilah kamu`, kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.

(QS. 2:243) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

244
وَقَاتِلُواْفِي سَبِيلِاللّهِوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَسَمِيعٌعَلِيمٌ
Dan berperanglah kamu sekalian di jalan Allah, dan ketahuilah sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:244) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

245
مَّنذَا الَّذِييُقْرِضُاللّهَقَرْضًا حَسَنًافَيُضَاعِفَهُلَهُأَضْعَافًاكَثِيرَةًوَاللّهُيَقْبِضُوَيَبْسُطُوَإِلَيْهِتُرْجَعُونَ
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

(QS. 2:245) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

246
أَلَمْتَرَ إِلَىالْمَلإِمِن بَنِيإِسْرَائِيلَمِن بَعْدِمُوسَى إِذْقَالُواْ لِنَبِيٍّلَّهُمُابْعَثْلَنَامَلِكًا نُّقَاتِلْفِي سَبِيلِاللّهِقَالَ هَلْ عَسَيْتُمْإِن كُتِبَعَلَيْكُمُالْقِتَالُأَلاَّتُقَاتِلُواْقَالُواْوَمَا لَنَاأَلاَّنُقَاتِلَفِي سَبِيلِاللّهِوَقَدْأُخْرِجْنَامِندِيَارِنَاوَأَبْنَآئِنَافَلَمَّاكُتِبَعَلَيْهِمُالْقِتَالُتَوَلَّوْاْإِلاَّقَلِيلاً مِّنْهُمْوَاللّهُعَلِيمٌبِالظَّالِمِينَ
Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: `Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah`. Nabi mereka menjawab: `Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang.` Mereka menjawab: `Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami?`. Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.

(QS. 2:246) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

247
وَقَالَلَهُمْنَبِيُّهُمْإِنَّاللّهَ قَدْبَعَثَلَكُمْطَالُوتَمَلِكًاقَالُوَاْأَنَّىيَكُونُلَهُالْمُلْكُعَلَيْنَاوَنَحْنُأَحَقُّبِالْمُلْكِمِنْهُوَلَمْيُؤْتَسَعَةًمِّنَالْمَالِ قَالَإِنَّاللّهَاصْطَفَاهُعَلَيْكُمْوَزَادَهُبَسْطَةًفِيالْعِلْمِوَالْجِسْمِوَاللّهُيُؤْتِيمُلْكَهُمَن يَشَاءوَاللّهُوَاسِعٌعَلِيمٌ
Nabi mereka mengatakan kepada mereka: `Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu`. Mereka menjawab: `Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?` Nabi (mereka) berkata: `Sesungguhnya Allah telah memilihnya menjadi rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa.` Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:247) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

248
وَقَالَلَهُمْنِبِيُّهُمْإِنَّ آيَةَمُلْكِهِأَنيَأْتِيَكُمُالتَّابُوتُفِيهِسَكِينَةٌمِّنرَّبِّكُمْوَبَقِيَّةٌمِّمَّاتَرَكَ آلُمُوسَىوَآلُهَارُونَتَحْمِلُهُالْمَلآئِكَةُإِنَّ فِي ذَلِكَلآيَةًلَّكُمْ إِنكُنتُممُّؤْمِنِينَ
Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: `Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa oleh malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman.

(QS. 2:248) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

249
فَلَمَّافَصَلَطَالُوتُبِالْجُنُودِقَالَ إِنَّاللّهَمُبْتَلِيكُمبِنَهَرٍ فَمَنشَرِبَمِنْهُفَلَيْسَمِنِّي وَمَنلَّمْيَطْعَمْهُفَإِنَّهُمِنِّي إِلاَّمَنِاغْتَرَفَغُرْفَةًبِيَدِهِفَشَرِبُواْمِنْهُإِلاَّقَلِيلاًمِّنْهُمْفَلَمَّاجَاوَزَهُهُوَوَالَّذِينَآمَنُواْمَعَهُقَالُواْلاَ طَاقَةَلَنَا الْيَوْمَبِجَالُوتَوَجُنودِهِقَالَ الَّذِينَيَظُنُّونَأَنَّهُممُّلاَقُو اللّهِكَم مِّنفِئَةٍقَلِيلَةٍغَلَبَتْفِئَةًكَثِيرَةًبِإِذْنِاللّهِوَاللّهُمَعَالصَّابِرِينَ
Maka tatkala Thalut keluar membawa tentaranya, ia berkata:` Sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan suatu sungai. Maka siapa di antara kamu meminum airnya, bukanlah ia pengikutku. Dan barangsiapa tiada meminumnya, kecuali menceduk seceduk tangan, maka ia adalah pengikutku. `Kemudian mereka meminumnya kecuali beberapa orang diantara mereka. Maka tatkala Thalut dan orang-orang yang beriman bersama dia telah menyeberangi sungai itu, orang-orang yang telah minum berkata:` Tak ada kesanggupan kami pada hari ini untuk melawan Jalut dan tentaranya. `Orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Allah berkata:` Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar. `

(QS. 2:249) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

250
وَلَمَّابَرَزُواْلِجَالُوتَوَجُنُودِهِقَالُواْرَبَّنَاأَفْرِغْعَلَيْنَاصَبْرًاوَثَبِّتْأَقْدَامَنَاوَانصُرْنَاعَلَىالْقَوْمِالْكَافِرِينَ
Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun berdoa:` Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir `.

(QS. 2:250) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

251
فَهَزَمُوهُمبِإِذْنِاللّهِوَقَتَلَ دَاوُدُجَالُوتَوَآتَاهُاللّهُالْمُلْكَوَالْحِكْمَةَوَعَلَّمَهُمِمَّا يَشَاءوَلَوْلاَدَفْعُاللّهِالنَّاسَبَعْضَهُمْبِبَعْضٍلَّفَسَدَتِالأَرْضُ وَلَكِنَّاللّهَ ذُوفَضْلٍعَلَىالْعَالَمِينَ
Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah, (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.

(QS. 2:251) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

252
تِلْكَآيَاتُاللّهِنَتْلُوهَاعَلَيْكَبِالْحَقِّوَإِنَّكَلَمِنَالْمُرْسَلِينَ
Itu adalah ayat-ayat Allah, kami bacakan kepada mu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus.

(QS. 2:252) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

253
تِلْكَالرُّسُلُفَضَّلْنَابَعْضَهُمْ عَلَىبَعْضٍمِّنْهُممَّنكَلَّمَاللّهُوَرَفَعَبَعْضَهُمْدَرَجَاتٍوَآتَيْنَاعِيسَىابْنَمَرْيَمَالْبَيِّنَاتِوَأَيَّدْنَاهُبِرُوحِالْقُدُسِوَلَوْ شَاءاللّهُ مَااقْتَتَلَالَّذِينَمِن بَعْدِهِممِّن بَعْدِمَاجَاءتْهُمُالْبَيِّنَاتُوَلَكِنِاخْتَلَفُواْفَمِنْهُممَّنْ آمَنَوَمِنْهُممَّن كَفَرَوَلَوْ شَاءاللّهُ مَااقْتَتَلُواْوَلَكِنَّاللّهَيَفْعَلُمَا يُرِيدُ
Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Diantara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

(QS. 2:253) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

254
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْأَنفِقُواْمِمَّارَزَقْنَاكُممِّن قَبْلِأَن يَأْتِيَيَوْمٌ لاَّبَيْعٌفِيهِ وَلاَخُلَّةٌوَلاَشَفَاعَةٌوَالْكَافِرُونَهُمُالظَّالِمُونَ
Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

(QS. 2:254) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

255
اللّهُلاَ إِلَهَإِلاَّ هُوَالْحَيُّ الْقَيُّومُلاَتَأْخُذُهُسِنَةٌوَلاَ نَوْمٌلَّهُ مَافِيالسَّمَاوَاتِوَمَا فِيالأَرْضِمَن ذَاالَّذِييَشْفَعُعِنْدَهُإِلاَّبِإِذْنِهِيَعْلَمُمَا بَيْنَأَيْدِيهِمْوَمَاخَلْفَهُمْوَلاَ يُحِيطُونَبِشَيْءٍمِّنْعِلْمِهِإِلاَّ بِمَاشَاء وَسِعَكُرْسِيُّهُالسَّمَاوَاتِوَالأَرْضَوَلاَيَؤُودُهُحِفْظُهُمَاوَهُوَالْعَلِيُّالْعَظِيمُ
Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

(QS. 2:255) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

256
لاَإِكْرَاهَفِيالدِّينِقَدتَّبَيَّنَالرُّشْدُمِنَالْغَيِّفَمَنْيَكْفُرْبِالطَّاغُوتِوَيُؤْمِنبِاللّهِفَقَدِاسْتَمْسَكَبِالْعُرْوَةِالْوُثْقَىَلاَانفِصَامَلَهَاوَاللّهُسَمِيعٌ عَلِيمٌ
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

(QS. 2:256) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

257
اللّهُوَلِيُّالَّذِينَآمَنُواْيُخْرِجُهُممِّنَالظُّلُمَاتِإِلَىالنُّوُرِوَالَّذِينَكَفَرُواْأَوْلِيَآؤُهُمُالطَّاغُوتُيُخْرِجُونَهُممِّنَ النُّورِإِلَىالظُّلُمَاتِأُوْلَئِكَأَصْحَابُالنَّارِهُمْ فِيهَاخَالِدُونَ
Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

(QS. 2:257) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

258
أَلَمْتَرَ إِلَىالَّذِيحَآجَّإِبْرَاهِيمَفِي رِبِّهِأَنْ آتَاهُاللّهُ الْمُلْكَإِذْ قَالَإِبْرَاهِيمُرَبِّيَ الَّذِييُحْيِيوَيُمِيتُقَالَ أَنَاأُحْيِيوَأُمِيتُقَالَإِبْرَاهِيمُفَإِنَّاللّهَيَأْتِيبِالشَّمْسِمِنَ الْمَشْرِقِفَأْتِبِهَا مِنَالْمَغْرِبِفَبُهِتَالَّذِيكَفَرَوَاللّهُلاَ يَهْدِي الْقَوْمَالظَّالِمِينَ
Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan:` Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan, `orang itu berkata:` Saya dapat menghidupkan dan mematikan `. Ibrahim berkata:` Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat, `lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

(QS. 2:258) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

259
أَوْكَالَّذِيمَرَّ عَلَىقَرْيَةٍوَهِيَخَاوِيَةٌعَلَىعُرُوشِهَاقَالَ أَنَّىَيُحْيِيهَذِهِاللّهُبَعْدَمَوْتِهَافَأَمَاتَهُاللّهُمِئَةَعَامٍ ثُمَّ بَعَثَهُقَالَ كَمْلَبِثْتَقَالَ لَبِثْتُيَوْمًاأَوْ بَعْضَيَوْمٍقَالَ بَل لَّبِثْتَمِئَةَعَامٍفَانظُرْإِلَى طَعَامِكَوَشَرَابِكَلَمْيَتَسَنَّهْوَانظُرْإِلَىحِمَارِكَوَلِنَجْعَلَكَآيَةًلِّلنَّاسِوَانظُرْإِلَىالعِظَامِ كَيْفَنُنشِزُهَاثُمَّنَكْسُوهَالَحْمًافَلَمَّاتَبَيَّنَلَهُ قَالَأَعْلَمُأَنَّاللّهَعَلَى كُلِّشَيْءٍقَدِيرٌ
Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata:` Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah roboh? `Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya:` Berapakah lamanya kamu tinggal di sini? `Ia menjawab:` Saya telah tinggal di sini sehari atau setengah hari `. Allah berfirman:` Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya; lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi berobah; dan lihatlah kepada keledai kamu (yang telah menjadi tulang belulang); Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia; dan lihatlah kepada tulang belulang keledai itu, bagaimana Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami menutupnya dengan daging `. Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) diapun berkata:` Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu `.

(QS. 2:259) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

260
وَإِذْقَالَإِبْرَاهِيمُرَبِّأَرِنِي كَيْفَتُحْيِيالْمَوْتَىقَالَأَوَلَمْتُؤْمِنقَالَ بَلَىوَلَكِنلِّيَطْمَئِنَّقَلْبِيقَالَفَخُذْأَرْبَعَةًمِّنَالطَّيْرِفَصُرْهُنَّإِلَيْكَثُمَّ اجْعَلْعَلَى كُلِّجَبَلٍمِّنْهُنَّجُزْءًاثُمَّادْعُهُنَّيَأْتِينَكَسَعْيًاوَاعْلَمْأَنَّاللّهَعَزِيزٌحَكِيمٌ
Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata:` Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati. `Allah berfirman:` Apakah kamu belum percaya? `Ibrahim menjawab:` Saya telah percaya, akan tetapi agar bertambah tetap hati saya. `Allah berfirman:` (Kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu jinakkanlah burung-burung itu kepadamu, kemudian letakkanlah tiap-tiap seekor daripadanya atas tiap-tiap bukit. Sesudah itu panggillah dia, niscaya dia akan datang kepada kamu dengan segera. `Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS. 2:260) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

220
فِيالدُّنْيَاوَالآخِرَةِوَيَسْأَلُونَكَعَنِالْيَتَامَىقُلْإِصْلاَحٌلَّهُمْخَيْرٌوَإِنْتُخَالِطُوهُمْفَإِخْوَانُكُمْوَاللّهُيَعْلَمُالْمُفْسِدَمِنَالْمُصْلِحِوَلَوْ شَاءاللّهُ لأعْنَتَكُمْإِنَّاللّهَعَزِيزٌحَكِيمٌ
tentang dunia dan akhirat. Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah:` Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu; dan Allah mengetahui siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan. Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan kesulitan kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS. 2:220) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

183
يَاأَيُّهَاالَّذِينَآمَنُواْكُتِبَ عَلَيْكُمُالصِّيَامُكَمَاكُتِبَعَلَى الَّذِينَمِنقَبْلِكُمْلَعَلَّكُمْتَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

(QS. 2:183) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

184
أَيَّامًامَّعْدُودَاتٍفَمَن كَانَمِنكُممَّرِيضًاأَوْ عَلَىسَفَرٍفَعِدَّةٌمِّنْأَيَّامٍأُخَرَوَعَلَىالَّذِينَيُطِيقُونَهُفِدْيَةٌطَعَامُمِسْكِينٍفَمَنتَطَوَّعَخَيْرًافَهُوَخَيْرٌ لَّهُوَأَنتَصُومُواْخَيْرٌلَّكُمْ إِنكُنتُمْتَعْلَمُونَ
(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fid-yah, (yaitu): Memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

(QS. 2:184) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

185
شَهْرُرَمَضَانَالَّذِيَأُنزِلَفِيهِ الْقُرْآنُهُدًىلِّلنَّاسِوَبَيِّنَاتٍمِّنَالْهُدَىوَالْفُرْقَانِفَمَن شَهِدَمِنكُمُالشَّهْرَفَلْيَصُمْهُوَمَن كَانَمَرِيضًاأَوْ عَلَىسَفَرٍ فَعِدَّةٌمِّنْأَيَّامٍأُخَرَيُرِيدُاللّهُبِكُمُالْيُسْرَوَلاَيُرِيدُبِكُمُ الْعُسْرَوَلِتُكْمِلُواْالْعِدَّةَوَلِتُكَبِّرُواْاللّهَعَلَى مَاهَدَاكُمْوَلَعَلَّكُمْتَشْكُرُونَ
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

(QS. 2:185) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

186
وَإِذَاسَأَلَكَعِبَادِيعَنِّيفَإِنِّيقَرِيبٌأُجِيبُدَعْوَةَالدَّاعِإِذَادَعَانِفَلْيَسْتَجِيبُواْلِي وَلْيُؤْمِنُواْبِيلَعَلَّهُمْيَرْشُدُونَ
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

(QS. 2:186) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

187
أُحِلَّلَكُمْلَيْلَةَالصِّيَامِالرَّفَثُإِلَىنِسَآئِكُمْهُنَّلِبَاسٌ لَّكُمْوَأَنتُمْلِبَاسٌلَّهُنَّعَلِمَ اللّهُأَنَّكُمْكُنتُمْتَخْتانُونَأَنفُسَكُمْفَتَابَعَلَيْكُمْوَعَفَا عَنكُمْفَالآنَبَاشِرُوهُنَّوَابْتَغُواْمَا كَتَبَاللّهُلَكُمْوَكُلُواْوَاشْرَبُواْحَتَّىيَتَبَيَّنَلَكُمُ الْخَيْطُالأَبْيَضُمِنَالْخَيْطِالأَسْوَدِمِنَالْفَجْرِثُمَّأَتِمُّواْالصِّيَامَإِلَىالَّليْلِوَلاَتُبَاشِرُوهُنَّوَأَنتُمْعَاكِفُونَفِي الْمَسَاجِدِتِلْكَحُدُودُاللّهِفَلاَتَقْرَبُوهَاكَذَلِكَيُبَيِّنُاللّهُآيَاتِهِلِلنَّاسِلَعَلَّهُمْيَتَّقُونَ
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

(QS. 2:187) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

188
وَلاَتَأْكُلُواْأَمْوَالَكُمبَيْنَكُمبِالْبَاطِلِوَتُدْلُواْبِهَا إِلَى الْحُكَّامِلِتَأْكُلُواْفَرِيقًامِّنْأَمْوَالِالنَّاسِبِالإِثْمِوَأَنتُمْتَعْلَمُونَ
Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

(QS. 2:188) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

189
يَسْأَلُونَكَعَنِالأهِلَّةِقُلْ هِيَ مَوَاقِيتُلِلنَّاسِوَالْحَجِّوَلَيْسَالْبِرُّبِأَنْتَأْتُوْاْالْبُيُوتَمِنظُهُورِهَاوَلَكِنَّالْبِرَّمَنِ اتَّقَىوَأْتُواْالْبُيُوتَمِنْ أَبْوَابِهَاوَاتَّقُواْاللّهَلَعَلَّكُمْتُفْلِحُونَ
Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit. Katakanlah:` Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji; Dan bukanlah kebaktian memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebaktian itu ialah kebaktian orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

(QS. 2:189) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

190
وَقَاتِلُواْفِي سَبِيلِاللّهِالَّذِينَيُقَاتِلُونَكُمْوَلاَتَعْتَدُواْإِنَّاللّهَ لاَيُحِبِّالْمُعْتَدِينَ
Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

(QS. 2:190) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

191
وَاقْتُلُوهُمْحَيْثُثَقِفْتُمُوهُمْوَأَخْرِجُوهُممِّنْحَيْثُأَخْرَجُوكُمْوَالْفِتْنَةُأَشَدُّمِنَالْقَتْلِوَلاَتُقَاتِلُوهُمْعِندَالْمَسْجِدِالْحَرَامِحَتَّىيُقَاتِلُوكُمْفِيهِ فَإِنقَاتَلُوكُمْفَاقْتُلُوهُمْكَذَلِكَجَزَاءالْكَافِرِينَ
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

(QS. 2:191) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

192
فَإِنِانتَهَوْاْفَإِنَّاللّهَغَفُورٌرَّحِيمٌ
Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. 2:192) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

193
وَقَاتِلُوهُمْحَتَّى لاَتَكُونَفِتْنَةٌوَيَكُونَالدِّينُلِلّهِفَإِنِ انتَهَواْفَلاَعُدْوَانَإِلاَّعَلَى الظَّالِمِينَ
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) agama itu hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

(QS. 2:193) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

194
الشَّهْرُالْحَرَامُبِالشَّهْرِالْحَرَامِوَالْحُرُمَاتُقِصَاصٌفَمَنِ اعْتَدَىعَلَيْكُمْفَاعْتَدُواْعَلَيْهِ بِمِثْلِمَااعْتَدَىعَلَيْكُمْوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَ مَعَالْمُتَّقِينَ
Bulan haram dengan bulan haram, dan pada sesuatu yang patut dihormati, berlaku hukum qishaash. Oleh sebab itu barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia, seimbang dengan serangannya terhadapmu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

(QS. 2:194) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

195
وَأَنفِقُواْفِي سَبِيلِاللّهِوَلاَ تُلْقُواْبِأَيْدِيكُمْإِلَىالتَّهْلُكَةِوَأَحْسِنُوَاْإِنَّاللّهَيُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

(QS. 2:195) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

196
وَأَتِمُّواْالْحَجَّوَالْعُمْرَةَلِلّهِفَإِنْأُحْصِرْتُمْفَمَااسْتَيْسَرَمِنَالْهَدْيِوَلاَتَحْلِقُواْرُؤُوسَكُمْحَتَّىيَبْلُغَالْهَدْيُمَحِلَّهُفَمَن كَانَمِنكُممَّرِيضاًأَوْ بِهِأَذًى مِّنرَّأْسِهِفَفِدْيَةٌمِّن صِيَامٍأَوْصَدَقَةٍأَوْ نُسُكٍفَإِذَاأَمِنتُمْفَمَنتَمَتَّعَبِالْعُمْرَةِإِلَىالْحَجِّفَمَااسْتَيْسَرَمِنَ الْهَدْيِفَمَن لَّمْيَجِدْفَصِيَامُ ثَلاثَةِأَيَّامٍفِيالْحَجِّوَسَبْعَةٍإِذَارَجَعْتُمْتِلْكَعَشَرَةٌكَامِلَةٌذَلِكَلِمَن لَّمْيَكُنْأَهْلُهُ حَاضِرِيالْمَسْجِدِالْحَرَامِوَاتَّقُواْاللّهَوَاعْلَمُواْأَنَّاللّهَ شَدِيدُالْعِقَابِ
Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah. Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) korban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu, sebelum korban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfid-yah, yaitu: Berpuasa atau bersedekah atau berkorban. Apabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna. Demikian itu (kewajiban membayar fid-yah) bagi orang-orang yang keluarganya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram (orang-orang yang bukan penduduk kota Mekah). Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksaan-Nya.

(QS. 2:196) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

197
الْحَجُّأَشْهُرٌمَّعْلُومَاتٌفَمَن فَرَضَفِيهِنَّالْحَجَّفَلاَرَفَثَ وَلاَفُسُوقَوَلاَجِدَالَ فِيالْحَجِّوَمَاتَفْعَلُواْمِنْ خَيْرٍيَعْلَمْهُاللّهُوَتَزَوَّدُواْفَإِنَّخَيْرَ الزَّادِالتَّقْوَىوَاتَّقُونِيَا أُوْلِي الأَلْبَابِ
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.

(QS. 2:197) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

198
لَيْسَعَلَيْكُمْجُنَاحٌ أَنتَبْتَغُواْفَضْلاًمِّنرَّبِّكُمْفَإِذَاأَفَضْتُممِّنْعَرَفَاتٍفَاذْكُرُواْاللّهَعِندَالْمَشْعَرِالْحَرَامِوَاذْكُرُوهُكَمَاهَدَاكُمْوَإِنكُنتُم مِّنقَبْلِهِلَمِنَالضَّآلِّينَ
Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu. Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masyarilharam. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat.

(QS. 2:198) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

199
ثُمَّأَفِيضُواْمِنْ حَيْثُأَفَاضَ النَّاسُوَاسْتَغْفِرُواْاللّهَإِنَّ اللّهَغَفُورٌرَّحِيمٌ
Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. 2:199) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

200
فَإِذَاقَضَيْتُممَّنَاسِكَكُمْفَاذْكُرُواْاللّهَكَذِكْرِكُمْآبَاءكُمْ أَوْأَشَدَّذِكْرًافَمِنَالنَّاسِمَن يَقُولُرَبَّنَاآتِنَا فِيالدُّنْيَاوَمَا لَهُفِيالآخِرَةِمِنْخَلاَقٍ
Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah dengan menyebut Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang mendoa: `Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia`, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

(QS. 2:200) ::Terjemahan:: ::Tafsir:: ::Asbabun Nuzul::

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 757 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: